Tasmi’ berasal dari kata Bahasa Arab yang bunyinya sami’a – yasma’u – tasmi’an yang artinya mendengarkan. Pengertian secara istilah adalah sebuah metode menghafal Al-Qur’an dengan mendengarkan suatu bacan untuk di hafal.
Metode ini sangat efektif untuk para penghafal Al-Qur’an yang memiliki daya ingat tinggi atau mudah mengingat, terutama bagi penghafal tuna netra atau anak usia dini yang belum mengerti dan belum mengenal baca tulis Al-Qur’an dengan tepat. Metode ini dapat dilakukan dengan mendengarkan gutu atau mendengarkan kaset
Metode ini dapat di implementasikan dengan 2 alternatif yaitu sebagai berikut :
Penghafal mendengarkan ayat yang dihafal dari guru yang membimbingnya. Dalam hal ini guru dituntut berperan lebih aktif, sabar, dan teliti dalam membacakan ayat satu persatu sehingga penghafal dapat menghafalnya dengan baik.
Penghafal merekam terlebih dahulu ayat yang akan dihafal ke alat rekam sesuai kemampuan menghafalnya kemudian rekaman diputar dan didengarkan sembari diikuti secara perlahan lahan. Metode ini dilakukan secara terus menerus hingga hafal sampai luar kepala.
Try Out ASBAA 2026 Al-Azhar Syifa Budi Jatibening dilaksanakan pada 9–11 Februari 2026 sebagai persiapan asesmen sekolah dan peningkatan mutu akademik siswa.